post-image

Allah Selalu Bersama Kita

Oleh : Arju Hamidah, Mustawa 2

 

Pernahkah kalian bertanya-tanya, mengapa Allah memberikan ujian yang begitu berat dalam kehidupan kita?

 

‎Terkadang ada rasa ingin menyerah. Terkadang kita lelah menghadapi berbagai masalah yang datang silih berganti. Bahkan mungkin, saat ini ada di antara kita yang sedang berusaha mencari jawaban atas semua hal yang telah terjadi dalam hidupnya.

‎Dan sungguh, itu bukanlah hal yang mudah.

‎Namun ada satu hal yang sering kali kita lupa atau bahkan tidak kita sadari yaitu, Allah selalu ada untuk hamba-Nya.

‎Allah telah berfirman dalam Al-Qur'an:

‎فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا

‎"Maka sesungguhnya beserta kesulitan ada kemudahan." (QS. Al-Insyirah: 5)

‎Dan Allah mengulanginya kembali:

‎إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا

‎"Sesungguhnya beserta kesulitan ada kemudahan."(QS. Al-Insyirah: 6)

 

Lalu mengapa kita masih ragu untuk melangkah?

Mengapa kita masih takut menghadapi ujian yang terus berdatangan?

Apakah karena kita belum sepenuhnya mempercayai Allah?

Ataukah karena kita meragukan janji-Nya?

‎Aku memahami mengapa manusia terkadang merasa tidak mampu melewati ujian kehidupan yang datang bertubi-tubi. Ada saatnya seseorang merasa lemah, tidak berdaya, bahkan merasa sendirian. Dalam kesedihannya, mungkin ia berkata:

‎"Ya Allah, mengapa Engkau memberikan ujian ini kepada hamba? Hamba merasa tidak kuat."

‎Namun Allah telah menjawab kegelisahan itu dalam firman-Nya:

‎لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا

‎"Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya." (QS. Al-Baqarah: 286)

‎Allah mengetahui kemampuan setiap hamba-Nya. Allah mengetahui batas kekuatan kita. Jika Allah mengizinkan suatu ujian datang kepada kita, maka sesungguhnya Allah mengetahui bahwa kita mampu melewatinya.

Mungkin tidak mudah. Mungkin terasa sangat berat. Namun bukan berarti kita tidak mampu.

‎Dan yang perlu kita ingat, kita tidak pernah benar-benar sendirian.

Allah selalu bersama kita.

‎Sering kali bukan Allah yang menjauh dari kita, melainkan kita yang menjauh dari-Nya. Padahal Allah tidak pernah meninggalkan hamba yang ingin kembali dan mendekat kepada-Nya. Untuk kalian yang saat ini sedang berada dalam masa sulit, sedang bersedih, merasa kecewa, atau sedang berjuang meraih impian yang belum juga terwujud, tetaplah semangat.

‎Walaupun kehidupan terkadang terasa melelahkan, jangan pernah menjauh dari Allah. Ingatlah, sekalipun seluruh manusia meninggalkan kita, Allah tidak akan pernah meninggalkan hamba-Nya. Allah selalu melihat, mendengar, dan mengetahui setiap air mata yang jatuh, setiap doa yang dipanjatkan, dan setiap perjuangan yang dilakukan dalam diam. Ada satu ayat yang dahulu menguatkanku ketika berada dalam masa-masa yang sulit, yaitu firman Allah dalam Surah Ar-Ra'd ayat 22–24 tentang balasan bagi orang-orang yang bersabar.

‎Allah berfirman:

 

‎وَالَّذِينَ صَبَرُوا ابْتِغَاءَ وَجْهِ رَبِّهِمْ وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَأَنْفَقُوا مِمَّا رَزَقْنَاهُمْ سِرًّا وَعَلَانِيَةً وَيَدْرَءُونَ بِالْحَسَنَةِ السَّيِّئَةَ أُولَٰئِكَ لَهُمْ عُقْبَى الدَّارِ

‎"Dan orang-orang yang sabar karena mengharap keridhaan Tuhannya, melaksanakan shalat, menghinfakkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka secara sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan, serta menolak kejahatan dengan kebaikan; mereka itulah yang memperoleh tempat kesudahan yang baik." (QS. Ar-Ra'd: 22)

‎Kemudian Allah menjelaskan balasan yang mereka peroleh:

 

جَنَّاتُ عَدْنٍ يَدْخُلُونَهَا وَمَنْ صَلَحَ مِنْ آبَائِهِمْ وَأَزْوَاجِهِمْ وَذُرِّيَّاتِهِمْ وَالْمَلَائِكَةُ يَدْخُلُونَ عَلَيْهِمْ مِنْ كُلِّ بَابٍ

‎"(Yaitu) surga-surga 'Adn yang mereka masuki bersama orang-orang yang saleh dari nenek moyang mereka, pasangan-pasangan mereka, dan anak cucu mereka. Para malaikat masuk menemui mereka dari setiap pintu.” (QS. Ar-Ra'd: 23)

‎Lalu para malaikat berkata:

 

سَلَامٌ عَلَيْكُمْ بِمَا صَبَرْتُمْ ۚ فَنِعْمَ عُقْبَى الدَّارِ

‎"Selamat sejahtera atasmu karena kesabaranmu. Maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu." (QS. Ar-Ra'd: 24)

 

‎Betapa indah balasan yang Allah siapkan bagi orang-orang yang bersabar. Oleh karena itu, jangan pernah berputus asa dari rahmat Allah. Jangan pernah merasa sendirian. Dekatkanlah diri kepada-Nya, karena setiap ujian yang Allah berikan bukanlah tanda kebencian-Nya, melainkan salah satu cara agar kita semakin dekat kepada-Nya. Allah mencintai hamba-hamba-Nya yang senantiasa berdoa dan memohon kepada-Nya. Maka dalam keadaan apa pun, libatkanlah Allah dalam setiap urusan kita. Dengan begitu, hati akan menjadi lebih tenang dan langkah akan terasa lebih ringan.

Mungkin hari ini doa-doa kita belum dikabulkan. Mungkin harapan yang kita nantikan belum terwujud. Namun jangan pernah berhenti berdoa.

‎Karena bisa jadi Allah sedang menyiapkan waktu yang terbaik untuk mengabulkannya. Atau mungkin Allah sedang mempersiapkan sesuatu yang jauh lebih baik daripada yang kita minta.

 

Teman-teman, hidup di dunia ini hanyalah sementara. Maka jalani kehidupan ini dengan sebaik-baiknya. Setiap amal yang kita lakukan akan kembali kepada diri kita sendiri. Apa yang kita tanam hari ini akan menjadi apa yang kita petik di masa depan.

 

Akhirnya, tetaplah semangat menjalani kehidupan ini. Jalani dengan ikhlas, penuh kesabaran, dan keyakinan kepada Allah.

 

Percayalah, Allah tidak pernah meninggalkan hamba-Nya. Allah selalu menjaga kita, mendengar doa-doa kita, dan mengetahui segala yang ada di dalam hati kita.

 

Maka seberat apa pun ujian yang sedang kita hadapi hari ini, jangan pernah berputus asa.

Sebab setelah kesulitan, Allah telah menjanjikan kemudahan.

Dan janji Allah adalah sebaik-baik janji.